HukumSYL dan Mantan Pejabat Kementan Kembali Diperiksa di Bareskrim Polri

Adinda Ratna Safira29/11/2023 14:30
Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat tiba di Bareskrim Polri, pada Rabu (29/11/2023) (Foto: FTNews/ Adinda Ratna Safira)

FTNews, Jakarta – Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo beserta mantan Direktur Mesin dan Alat Pertanian Muhammad Hatta, serta Sekjen Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono penuhi panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Rabu (29/11).

Ini merupakan pemeriksaan lanjutan kepada ketiganya usai penyidik menetapkan eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka pemerasan.

Berdasarkan pantauan FTNews, terlihat dua mobil tahanan KPK RI berwarna silver dengan ciri khas lampu patwal stobo di atasnya datang ke lobby belakang Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 13.15 WIB.

Direktur Mesin dan Alat Pertanian Muhammad Hatta, serta Sekjen Kementan Kasdi Subagyono turun dari mobil pertama. Mereka berkemeja berbalut rompi orange bertuliskan ‘Tahanan KPK RI’. Tangan mereka diborgol.

Selanjutnya dari mobil kedua terlihat mantan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo turun dari mobil mengenakan kemeja batik. Syahrul juga memakai rompi orange bertuliskan ‘Tahanan KPK RI’ dengan kondisi tangan diborgol.

Terlihat Syahrul Yasin Limpo juga membawa map berwarna biru di tangannya. Namun ia bungkam ketika ditanya soal isi dalam map tersebut.

Selain itu ketika ketiga tersangka dicecar soal pemerasan yang Firli Bahuri lakukan, tidak ada sepatah katapun yang diucapkan.

Sementara itu terlihat pengawalan ketat pihak kepolisian terhadap ketiga tersangka. Selanjutnya ketiga tersangka langsung masuk ke Ruang Riksa Dittipidkor Bareskrim Polri (Gedung Bareskrim Polri lantai 6).

Pemeriksaan Para Saksi

Sebelumnya, Tim penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan kembali memeriksa seluruh saksi. Mereka menjadi saksi dalam proses penyidikan kasus pemerasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, proses pemeriksaan tersebut akan penyidik lakukan mulai Senin, 27 November 2023.

BACA JUGA:   Polres Metro Jakpus Musnahkan Narkoba Senilai Rp168 Miliar

Nantinya, Syahrul Yasin Limpo pun akan kembali penyidik periksa.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap pada ahli untuk membuat kasus menjadi terang.

“Pada tahap penyidikan sebelum ditetapkannya tersangka termasuk pemeriksaan terhadap para ahli yang insyaallah akan kita tuntaskan pada Minggu depan,” ujar Ade Safri.