HukumLagi, Firli Bahuri Bakal Diperiksa Bareskrim Polri Rabu

Adinda Ratna Safira04/12/2023 09:06

FTNews, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non Aktif, Firli Bahuri bakal kembali jalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Rabu (6/12). Pemeriksaan untuk meminta keterangan tambahan terkait kasus pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, surat panggilan kembali terhadap Firli Bahuri sebagai tersangka telah pihaknya layangkan, Minggu (3/12). Surat sudah Firli Bahuri terima pukul 12.47 WIB. 

“Pemeriksaan atau permintaan keterangan tambahan terhadap FB sebagai tersangka dalam penanganan perkara a quo,” kata Trunoyudo, kepada wartawan, Senin (4/12).

Sementara itu pemeriksaan atau permintaan keterangan tambahan terhadap tersangka FB akan penyidik lakukan, Rabu (6/12) sekitar pukul 10.00 WIB di Ruang Riksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri (Gedung Bareskrim Polri lantai 6).

“Pemeriksaan oleh tim penyidik gabungan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri,” ucap Trunoyudo.

Dihubungi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan agenda pemeriksaan masih seputar dugaan tindak pidana korupsi yang tengah terjadi.

“Agenda pemeriksaan masih sama. Sebagai kelanjutan atas pemeriksaan atau permintaan keterangan terhadap tersangka FB yang sudah dilakukan sebelumnya,” ucap Ade Safri.

Firli Bahuri Curhat

Firli sebelumnya juga sudah menjalani pemeriksaan. Jika sebelumnya kerap menghindar dari media usai pemeriksaan, Jumat (1/12) Firli Bahuri malah curhat.

Pemeriksaan Firli berlangsung hampir 10 jam, sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 19.30 WIB di Bareskrim Polri.

Uniknya, purnawirawan jenderal polisi bintang tiga ini usai menjalani pemeriksaan malah menceritakan soal pengabdiannya selama menjadi anggota kepolisian RI.

“Saya hadir di Mabes Polri, lembaga yang kita banggakan, lembaga yang sudah membesarkan saya. Sejak saya tahun 1983 berpangkat Sersan Dua sampai dengan Jenderal Polisi bintang 3, tentu pengabdian saya adalah pengabdian pada bangsa dan negara. Dan sampai hari ini saya tetap bangga pada Kepolisian RI,” kata Firli, kepada wartawan, di Bareskrim Polri, Jumat (1/12) malam.

BACA JUGA:   Polda Metro Ungkap 16 Kasus Curanmor Selama Tiga Bulan, Amankan 12 Residivis

Oleh sebab itu, Firli mengaku akan tetap mengikuti proses hukum yang tengah menjeratnya saat ini dengan menerapkan asas praduga tak bersalah dan tidak menghakimi dirinya.

“Saya taat hukum, menjunjung tinggi supremasi hukum. Tentulah kita sadar negara kita taat hukum dan bukan negara yang berdasarkan kekuasaan. Oleh karena itu saya sungguh berharap mari kita ikuti proses hukum yang sedang berjalan,” ucap Firli.

Selanjutnya Firli Bahuri meminta dukungan kepada masyarakat untuk mengawal seluruh proses hukum yang berjalan.