Sumatera Utara

BMKG Warning Banjir Rob 1-9 Desember 2025, Warga Pesisir Medan Diminta Waspada

29 November 2025 | 20:11 WIB
BMKG Warning Banjir Rob 1-9 Desember 2025, Warga Pesisir Medan Diminta Waspada
Ilustrasi banjir rob melanda pemukiman warga. [Istimewa]

Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi pada 1-9 Desember 2025 di kawasan pesisir Kota Medan.

rb-1

Peringatan ini muncul akibat adanya peningkatan aktivitas pasang air laut yang berpotensi memicu terjadinya genangan di sejumlah wilayah.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Sugiyano, menyampaikan bahwa masyarakat di kawasan pesisir diminta memperhatikan perkembangan kondisi pasang surut selama periode tersebut.

Baca Juga: Waspadai Peningkatan Curah Hujan Jelang Nataru

rb-3

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi rob, terutama di wilayah Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan,” ujar Sugiyano dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).

Banjir rob di Medan Belawan. [Istimewa]Banjir rob di Medan Belawan. [Istimewa]Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa tinggi pasang diprediksi mencapai lebih dari 2,3 meter, dengan puncak tertinggi menyentuh 2,7 meter.

Peningkatan pasang laut tersebut diperkirakan berlangsung setiap malam hingga dini hari, yakni pada pukul 23.00–04.00 WIB. Ketinggian ini diukur dari titik surut terendah atau Lowest Astronomical Tides.

Baca Juga: Melawan Ditangkap, Residivis Curanmor di Medan Terkapar Ditembak

Sugiyano menjelaskan bahwa fenomena rob ini berpotensi mengganggu aktivitas warga. “Transportasi di sekitar pelabuhan, kegiatan harian masyarakat, hingga proses bongkar muat diperkirakan dapat terdampak,” terangnya.

BMKG meminta warga pesisir untuk menyiapkan langkah antisipasi dan terus memperbarui informasi terkait kondisi cuaca maritim.

Ilustrasi banjir rob. [Istimewa]Ilustrasi banjir rob. [Istimewa]“Kami mengimbau agar masyarakat rutin memantau pembaruan informasi dari BMKG guna meminimalkan risiko dan dampaknya,” tambah Sugiyano.

Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai upaya mitigasi agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya banjir pesisir selama periode pasang maksimum.

Tag BMKG Medan Banjir Belawan Banjir rob