China Jatuhkan Hukuman Mati kepada Bos Mafia Myanmar Bai Suocheng
Seorang bos sindikat kejahatan asal Myanmar yang terkenal, Bai Suocheng, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan China pada Selasa, 4 November 2025. Hukuman ini dijatuhkan karena ia terlibat dalam operasi penipuan dan perjudian berskala besar yang menelan korban enam warga negara China.
Menurut laporan kantor berita resmi Xinhua, Bai Suocheng memimpin kelompok kriminal Kokang bersama putranya dan sejumlah rekan dekat. Mereka menjalankan operasi ilegal di bawah perlindungan bersenjata dan kini para pelaku lainnya juga menerima hukuman berat, mulai dari penjara seumur hidup hingga deportasi.
Mafia Wilayah Kokang
Baca Juga: Jepang Kerahkan Pesawat Tempur Setelah Drone China Terdeteksi Dekat Pulau Yonaguni
Dikutip South China Morning, bos kejahatan Kokang, Bai Suocheng, putranya Bai Yingcang, serta tiga rekan dekatnya dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Menengah Rakyat Shenzhen di provinsi Guangdong.
Kokang merupakan wilayah di Myanmar yang berbatasan dengan Tiongkok. Wilayah Kokang dihuni oleh etnis Han yang memiliki kedekatan dengan Tiongkok.
Baca Juga: Ratu Kripto Asal China Dibui 11 Tahun di Inggris atas Penipuan Bitcoin Rp110 Triliun
Menurut putusan pengadilan, Bai dan anggota inti kelompoknya menjalankan operasi penipuan telekomunikasi dan perjudian berskala industri di bawah perlindungan bersenjata.
Hukuman Bervariasi
Pengadilan China Hukum Mati Bai Suocheng. [X @China Fact]Sebanyak 16 terdakwa lainnya yang bekerja untuk keluarga Bai menerima hukuman pidana dengan lamanya bervariasi, menurut laporan putusan pengadilan.
Dua dari 16 orang tersebut juga dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan dua tahun.
Lima orang lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, demikian disebutkan.
Sembilan orang lainnya menerima hukuman penjara berjangka tetap, hingga 20 tahun, disertai hukuman tambahan seperti denda, penyitaan properti, dan deportasi dari Tiongkok.