Daerah

Ibu Labrak Pelaku Bullying di Lampung Timur, Bongkar Rekaman Leher Anak Diinjak

19 November 2025 | 09:10 WIB
Ibu Labrak Pelaku Bullying di Lampung Timur, Bongkar Rekaman Leher Anak Diinjak
Pembullyan di Lampung (Instagram)

Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video dramatis yang memperlihatkan amarah seorang ibu di Lampung Timur.

rb-1

Tanpa ragu, wanita tersebut mendatangi rumah seorang siswi yang diduga kuat telah melakukan perundungan terhadap putrinya. Aksi “melabrak” itu dipicu oleh rekaman video yang menunjukkan sang anak menjadi korban kekerasan fisik.

Ibu Datangi Rumah Pelaku: “Saya Sudah di Lampung!”

Baca Juga: Buntut Perundungan Ivan Sugianto Kepada Siswa, SMA Kristen Gloria 2 Surabaya Turut Terlapor

rb-3

Dalam situasi tegang di beranda rumah pelaku, emosi sang ibu langsung memuncak. Ia menagih tantangan yang diduga pernah dilontarkan oleh pelaku. “Kamu kan nantangin, saya tunggu di Lampung. Sekarang saya sudah di Lampung,” tegasnya dengan nada tinggi.

Ketika siswi itu mencoba mengajak masuk untuk meredam suasana, sang ibu menolak dan meminta pertanggungjawaban langsung di tempat.

Baca Juga: Diduga Sosok Pria dan Wanita Dalam Video Viral 'Ampun Pakde' Disebut Masih SMP dari Lampung Timur?

Leher Korban Diinjak: “Saya Punya Rekamannya!”

Ilustrasi Bully (ixabay )Ilustrasi Bully (ixabay )Amarah sang ibu semakin berkobar saat menyinggung perlakuan keji yang diterima putrinya. Ia mengaku menyimpan bukti rekaman yang menunjukkan pelaku tega menginjak leher sang anak. Kondisi korban yang merupakan anak yatim membuatnya semakin tidak terima.

“Nggak usah ngelak. Rekamannya semua sudah ada di sini. Saya nggak terima anak saya digituin. Dia anak yatim, mau kamu injek-injek lehernya?” ujarnya penuh emosi.

Tak Ada Jalan Damai untuk Pelaku

Komentar Netizen mengenai pembullyan (Instagram )Komentar Netizen mengenai pembullyan (Instagram )

Sang ibu juga menegaskan bahwa kasus ini tidak cukup diselesaikan di lingkungan sekolah. Ia meminta penyelesaian langsung antara dirinya, pelaku, dan orang tua pelaku. Meski mengaku telah memaafkan orang tua siswi tersebut, ia menutup rapat kemungkinan damai dengan pelaku perundungan.

“Nggak ada damai. Damai aja sama diri lu sendiri. Koreksi diri lu sendiri, nggak usah ngajak-ngajak orang damai,” tegasnya, menandakan niatnya untuk membawa kasus ini ke langkah yang lebih serius demi keadilan bagi sang anak.

Tag bully Lampung Timur Kasus ibu labrak pelaku bullying