Bengkulu

Viral Stiker Besar 'Keluarga Miskin' Depan Rumah, Warga Pilih Keluar dari Penerima Bansos

27 Oktober 2025 | 15:08 WIB
Viral Stiker Besar 'Keluarga Miskin' Depan Rumah, Warga Pilih Keluar dari Penerima Bansos
Ilustrasi petugas dinsos pasang stiker Keluarga Miskin untuk penerima bansos. (ftnews-copilot))

Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan video yang memperlihatkan petugas dinas sosial (dinsos) memasang stiker berukuran jumbo bertuliskan "Keluarga Miskin" di rumah penerima bantuan sosial (bansos).

rb-1

Aksi ini menjadi sorotan publik karena banyak warga yang akhirnya memilih mundur dari daftar penerima bansos. Video tersebut viral salah satunya diunggah oleh akun @fakta.indo di Instagram.

Warga Pilih Mundur dari Penerima Bansos

rb-3

Dalam unggahan itu, terlihat petugas berseragam PNS datang langsung ke rumah-rumah penerima bansos. Petugas kemudian menempelkan stiker besar bertuliskan "Keluarga Miskin" di bagian kaca depan rumah.

Dalam video, petugas juga menjelaskan alasan di balik pemasangan stiker tersebut. Menurut mereka, langkah ini untuk menandai dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi yang benar-benar membutuhkan.

Seorang warga terekam menolak dipasangi stiker tersebut. “Kami pasang ini bu, kalau ibu tidak bersedia dipasanga, ibu mundur dari penerima bansos,” kata petugas seperti terdengar dalam video.

Program pemasangan stiker ini diketahui dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi kegiatan ini antara lain Kelurahan Pasar Ujung dan Padang Lekat.

Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan memilih mengundurkan diri dari daftar penerima bansos setelah rumah mereka ditempeli stiker bertuliskan “Keluarga Miskin”. Keputusan ini diambil sebagian warga karena merasa tidak nyaman dengan label tersebut.

Pihak Dinas Sosial Kepahiang menjelaskan bahwa pemasangan stiker “Keluarga Miskin” merupakan bagian dari program edukasi dan sosialisasi. Tujuannya agar masyarakat mengetahui siapa saja yang berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Menurut pihak dinsos, langkah ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran warga untuk lebih jujur dalam mengajukan bantuan. Mereka menegaskan, program ini bukan bentuk penghinaan, melainkan transparansi terhadap penyaluran bansos.

Komentar Netizen

Dinsos Pasang Stiker Warga Miskin Untuk Penerima Bansos. (Instagram)Dinsos Pasang Stiker Warga Miskin Untuk Penerima Bansos. (Instagram)Beberapa warga mengaku mundur karena merasa sudah tidak lagi layak menerima bantuan. Ada pula yang menilai pemasangan stiker tersebut membuat mereka malu di lingkungan sekitar.

Aksi dinsos ini menuai pujian dari netizen di media sosial. Selama ini tak sedikit yang menyebut bahwa banyak bantuan pemerintah tidak tepat sasaran.

“Bagus, saya setuju. Karena banyak yang salah sasaran, memang perlu ditempeli stiker seperti itu. Good job,” kata @anthony_yoseph.

“Selama tujuh tahun menerima bantuan karena tidak dipasangi stiker keluarga miskin, sekarang setelah dipasang stiker mereka justru mundur karena malu,” ujar @idem1001.

“Apakah ini salah satu trik dari pemerintah setempat agar dananya bisa dialokasikan di tempat lain karena penerima manfaat pertama menolak dana bantuan tersebut? Tapi lucu juga, karena rumah yang ditempeli stikernya bagus-bagus,” tulis @00.yna.

“Rumahnya besar, bahkan punya mobil, tapi masih mau menerima bantuan dari pemerintah itu kebangetan. Kasihan tetangga yang benar-benar tidak mampu, bagus kalau diberi label miskin supaya timbul rasa malu,” komentar @ylldmynti_.

“Ayo, daerah lain juga buat seperti itu. Mungkin stikernya bisa dibuat sedikit lebih besar,” sebut @florian_ardy.

Tag penerima bansos stiker warga miskin dinsos stiker penerima bansos

Terkait