Wamenpora Beri Sinyal Positif Sumut Gelar Even Bulutangkis Level Tinggi
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat hadir di babak final Indonesia Masters 2025 di GOR PBSI Sumut.
Kedatangannya tak hanya menyaksikan para talenta muda tanah air bertanding tapi juga memberikan secercah harapan akan harapan digelarnya ajang yang lebih besar di Sumut.
Baca Juga: Kalahkan Wakil Senegara, Nozomi Okuhara Melaju ke Final Indonesia Masters 2025
Taufik menilai Sumut bisa menggelar pertandingan dengan level yang lebih tinggi ke depannya.
Apresiasi Indonesia Raih 4 Gelar
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juarai Indonesia Masters 2025. [Dok PBSI]Dalam kesempatan itu, Taufik juga memberikan apresiasi atas empat perwakilan Indonesia yang berhasil menyabet gelar juara di ajang BWF Tour Super 100.
Baca Juga: All Indonesia Final Terjadi di Sektor Ganda Putri Indonesia Masters 2025
"Ya Alhamdulillah hari ini di final Indonesia Masters super 100 kita (Indonesia) dapat empat juara, tiga di antaranya (pemain muda) baru-baru semua. Kalau Apriyani/Fadia kan lebih senior," ujarnya kepada Wartawan, Minggu (26/10/2025).
Melihat antusiasme masyarakat Sumut yang besar, Taufik berharap Sumut dapat menggelar pertandingan bulutangkis yang lebih besar seperti super 300 bahkan 500 maupun lebih tinggi lagi.
"Mudah-mudahan juga (di Sumut) mungkin bisa lebih besar lagi (kejuaraannya), melihat dari antusias penonton di Sumut ke depan semoga bisa lebih besar lagi," ucapnya.
Singgung Pengadaan Fasilitas Memadai
Wamenpora Taufik Hidayat ditemani Gubernur Sumut, Bobby Nasution saat menyaksikan final Indonesia Masters di Sumut. [FTNews/Kesuma]Namun untuk menggelar pertandingan dengan level yang lebih besar dari super 100, Legenda Bulutangkis Indonesia di sektor Tunggal Putra itu mengatakan Sumut harus memiliki fasilitas yang lebih memadai.
"Sebenarnya bisa kalau memang fasilitasnya ada, tadi perwakilan PBSI sudah lihat tempatnya di GOR utama (serbaguna Lemprov Sumut) kita lihat kalau memang bisa di situ kenapa enggak. Agar tidak di Jawa saja, agar lebih merata dan daerah atletnya bisa termotivasi," katanya.
Selain itu, Taufik pun berharap masyarakat bisa mendukung atlet-atlet muda untuk terus berproses dan berprestasi ke depannya.
"Nah di sini, olahraga itu butuh proses. Jadi orang itu termasuk media kadang kan taunya yang senior saja, padahal ada juga yang junior seperti ini harus juga dipublikasi, agar masyarakat bisa aware. Tentu ini bekal untuk mereka juga ke depannya," ujarnya.