Pemeriksaan Rocky Gerung Bukan Terkait Hina Jokowi

Forumterkininews.id, Jakarta – Pemeriksaan akademisi Rocky Gerung dipastikan bukan terkait penghinaan Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.

“Jadi, tidak ada dalam undangan (permintaan klarifikasi) itu terkait dengan penghinaan terhadap Presiden. Ini sebagai penegasan dan kami meluruskan tentang apa yang disampaikan oleh Rocky Gerung,” kata Djuhandhani di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (6/9).

Jenderal bintang satu itu menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya menerima laporan polisi terhadap Rocky Gerung terkait dengan dugaan penyebaran berita bohong sehingga menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Dugaan berita bohong itu telah menimbulkan keonaran di beberapa daerah, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Tangerang Kota, dan Bekasi.

Selain itu, terkait dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan Pasal 45 juncto Pasal 28 Undang-Undang ITE tentang penyebaran berita mengandung kebencian.

“Kami tanyakan sekitar 47 pertanyaan. Hasil sementara kami masih melaksanakan proses-proses lagi dalam penyelidikan,” kata Djuhandhani.

Adapun pertanyaan yang ditanyakan tadi kepada Rocky Gerung. Seputar beberapa berita yang dinyatakan dan yang klausulnya itu dianggap bohong oleh pelapor. Seperti tentang kelapa sawit, tentang Tiongkok, dan sebagainya.

“Itu yang menjadi objek bahwa itu berita bohong, tentu saja inilah yang menjadi bahan kami untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Djuhandhani mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 97 pertanyaan kepada Rocky Gerung, dan baru selesai 47 pertanyaan. Sedangkan s50 pertanyaan lainya akan ditanyakan kembali pada hari Rabu (13/9).

Artikel Terkait