Robert Bonosusatya Bantah Temuan IPW Soal Jet Pribadi yang Digunakan Hendra Kurniawan

Forumterkininews.id, Jakarta – Pengusaha Robert Priantono Bonosusatya membantah tudingan Indonesia Police Watch (IPW) yang menyebut dirinya sebagai penyedia jet pribadi untuk Brigjen Hendra Kurniawan.

Robert mengklaim tak memiliki jet pribadi. Oleh sebab itu, ia mempertanyakan bukti kepemilikan pesawat jet pribadi yang dilayangkan IPW terhadap dirinya itu.

“Tidak benar itu, tidak benar sama sekali. Bukan saya, mana ada saya jet pribadi,” kata Robert, Selasa (20/9).

Kendati demikian, Robert tidak menampik bila dirinya mengenal mantan Karo Paminal Propam Polri tersebut. Hanya saja, ia mengaku sudah lama tidak saling kontak dengan Hendra.

“Hendra kenal dari zaman dahulu. Sudah lama sekali saya kontak dia sejak 5 atau 6 tahun. Waktu itu dia masih AKBP,” ujar Robert.

Temuan IPW

Sebelumnya diberitakan, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengklaim berdasarkan penelusuran yang dilakukan diketahui bahwa pesawat pribadi yang digunakan Hendra tersebut bertipe Jet T7-JAB. Sugeng kemudian menduga pesawat jet pribadi yang digunakan oleh Hendra tersebut merupakan kepunyaan RBT alias Bong.

“Dalam catatan IPW dia adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/9).

Dalam catatan yang sama, IPW mengatakan pesawat itu juga kerap digunakan oleh AH dan YS yang namanya tercatut dalam isu Konsorsium 303 wilayah Jakarta. Pesawat itu kerap digunakan AH dan YS yang namanya tercatut dalam isu Konsorsium 303 wilayah Jakarta.

Baca Juga: IPW Ungkap Korelasi Jet Pribadi yang Digunakan Hendra Kurniawan dengan Konsorsium 303

Lebih lanjut, IPW juga menduga pesawat jet pribadi yang digunakan oleh Hendra tersebut merupakan kepunyaan RBT alias Bong.

BACA JUGA:   Korupsi Minyak Goreng, Kejagung Periksa Sejumlah Saksi

“Dalam catatan IPW dia adalah Ketua Konsorsium Judi Online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan. Dimana lokasi itu hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” ujarnya.

Sementara itu, nama Robert Priantono Bonosusatya pertama kali mencuat dalam dokumen hasil pemeriksaan Bareskrim Polri pada periode Mei hingga Juni 2010. Dimana saat itu bareskrim mengusut transaksi ganjil Rp57 miliar di rekening Komjen Pol Budi Gunawan.

Artikel Terkait