Cetak Sejarah, Suara Prabowo-Gibran Tertinggi Selama Pilpres di Indonesia

FTNews – Perolehan suara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024 rupanya mencetak sejarah baru. Pasangan ini memperoleh suara tertinggi sepanjang sejarah Pemilu Presiden (pilpres) di Indonesia tahun 2004-2024.

Mengacu data Komisi Pemilihan Umum (KPU) perolehan suara pemilu presiden (pilpres) tahun 2004 oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (putaran dua) sebanyak 69,27 juta suara.

Lalu Pilpres 2009 SBY-Boediono meraih 73,87 juta suara. Pilpres tahun 2014 Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla 71 juta suara. Tahun Pilpres 2019, Jokowi-Ma’ruf Amin meraih 85,61 juta suara. Kemudian di Pemilu 2024, Prabowo-Gibran nmeraih 96,21 juta suara.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai banyak faktor yang membuat pasangan Prabowo-Gibran meraih dan mencetak sejarah perolehan suara tertinggi saat pilpres.

“Iya jumlah daftar pemilih tetap (DPT) memang terus bertambah, meluas dari setiap pemilu. Tapi ada juga faktor lainnya,” katanya menjawab FTNews, di Jakarta, Selasa (26/3).

Menurut Ujang, Prabowo sudah nyapres empat kali, tiga di antaranya kalah. Lalu jadi cawapres dua kali saat Pemilu 2014 dan 2019 serta menelan kekalahan.

“Tentu di 2024, suka tidak suka senang tidak senang, ya Prabowo memperluas basis dukungannya. Dia pun punya investasi politik yang panjang dan lama,” ucapnya.

Ujang yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini menilai, dari kondisi tersebut arah angin menuju ke Prabowo dan mendapat dukungan publik yang besar.

Dari rentetan kekalahan, paling tidak lanjutnya, Prabowo sudah punya modal atau investasi politik jangka panjang. Tak heran di tahun 2024, mendapatkan suara tertinggi dan terbanyak.

Bahkan jika dibandingkan dengan pilpres di negara lainnya, suara Prabowo tinggi. Joe Biden saat Pemilu 2000 hanya meraup 81.283.501 suara.

BACA JUGA:   UEFA Nation League: Italia Ditahan Jerman 1-1
Prabowo dan Gibran saling berjabat tangan. Foto: instagram/gibran_rakabuming

Kerja Keras Gaet Dukungan

Faktor berikutnya yang bagi Ujang menentukan kemenangan adalah kesungguhan dan kerja keras tanpa lelah dan letih dari Prabowo. Sehingga saat maju di Pemilu 2024 mendapatkan dukungan dari publik yang begitu besar.

Berdasarkan data KPU, DPT Pemilu 2024 mencapai 204.807.222. Prabowo-Gibran unggul di 36 provinsi dari 38 provinsi di Indonesia. Sedangkan pasangan lainnya Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar unggul di dua provinsi, Aceh dan Sumatera Barat.

Sementara itu, Ganjar Pranowo-Mahfud MD tidak unggul di provinsi manapun.

Dalam pengumuman hasil rekapitulasi suara sah nasional, Prabowo-Gibran meraup 96.214.691 suara. Setara 58,58 persen dari suara sah nasional 164.227.475.

Kemudian Anies-Muhaimin 40.971.906 suara dan Ganjar-Mahfud 27.040.878 suara.

Subscribe

Artikel Terkait

Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Diperiksa Propam

FTNews - Polisi membenarkan soal adanya anggota Densus 88...

Kritik Tapera, Yenny Wahid : Tak Habis “Fikri”

FTNews - Kritikan soal iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)...

Eks Dirjen Minerba Jadi Tersangka Kasus Korupsi Tata Niaga Timah

FTNews - Mantan Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Bambang...

AS Minta Media-media Sosial Hapus Unggahan Anti Semitisme

FTNews - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta media-media sosial...

Negara Alami Kerugian Mencapai Rp 300 Triliun Akibat Korupsi Timah

FTNews - Kejaksaan Agung RI mengungkap jumlah kerugian yang...