Mobile Ad
Bawaslu Kota Bengkulu Masih Temukan Laporan ASN Bagikan Bahan Kampanye di Kantor

Senin, 05 Feb 2024

FTNews - Penjabat (Pj) Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi diminta untuk menjaga netralitasnya menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan menggelar pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Imbauan tersebut disampaikan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bengkulu.

"Saya sampaikan kepada Penjabat Wali Kota Bengkulu dan jajaran bahwa Pemerintah Kota Bengkulu agar menjaga netralitas ASN sebab dalam tahapan kampanye yang berlangsung," kata Koordinator Divisi Penanganan, Pemanfaatan dan Pelanggaran Sengketa (Kordiv PPPS) Bawaslu Kota Bengkulu Ahmad Maskuri kepada awak media, Senin (5/2).

"Bawaslu masih menemukan adanya laporan dari masyarakat yang menyampaikan bahwa adanya keterlibatan yang dilakukan oleh pegawai negeri sipil di wilayah Kota Bengkulu," lanjutnya.

Laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN di Kota Bengkulu telah ditelusuri Bawaslu, hal tersebut sesuai dengan proses penanganan pelanggaran dengan waktu yang diberikan selama 14 hari.

Salah satu laporan yang diterima, yakni adanya dugaan seorang pegawai di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu membagikan bahan kampanye di lingkungan kantor.

Lantaran itu, Bawaslu Kota Bengkulu melakukan klarifikasi terhadap ketiga pegawai ASN di lingkungan Dinkes Kota Bengkulu beberapa waktu lalu.

Selain dilakukan oleh pegawai Dinkes, Bawaslu juga telah menindaklanjuti ketidaknetralan Arif Gunadi yang telah dilanjutkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Laporan terkait pelanggaran netralitas ASN ke KASN dilakukan setelah Bawaslu memberikan undangan klarifikasi kedua terhadap Arif, namun yang bersangkutan tidak hadir.

Oleh karena itu, sesuai dengan Peraturan Bawaslu nomor 7 tahun 2022 maka di lanjutkan dengan kajian kemudian di tindaklanjuti untuk diteruskan ke KASN.

Topik Terkait:

Advertisement

Advertisement