Sumatera Utara

Viral Penampakannya Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatera, Kemenhut: Kayu Lapuk...

30 November 2025 | 12:29 WIB
Viral Penampakannya Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatera, Kemenhut: Kayu Lapuk...
Potret terkini Aceh Tengah yang lumpuh karena bencana [Foto: MC Aceh Tengah]

Penampakan kayu gelondongan yang terbawa banjir di Sumatera, khususnya di Padang, Sumatera Barat dan Tapanuli Selatan, viral di media sosial saat ini.

rb-1

Kayu-kayu gelondongan yang terseret arus banjir bandang menumpuk di pantai dan sepanjang sungai, menjadi bukti kuat dari terjangan banjir tersebut.

Kayu gelondongan ini menumpuk di sepanjang pantai Air Tawar, Padang, setelah banjir bandang yang terjadi beberapa hari lalu.

Baca Juga: Amankan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polda Sumut Kerahkan 12 Ribu Personel dan Siapkan 167 Pospam

rb-3

Video-video dan foto amatir yang memperlihatkan lautan kayu ini menjadi sorotan publik dan menjadi viral di media sosial karena jumlah kayu yang sangat banyak.

Kayu memenuhi aliran sungai saat banjir bandang di Tapanuli [Instagram]Kayu memenuhi aliran sungai saat banjir bandang di Tapanuli [Instagram]Penampakan serupa juga terjadi di Batang Toru, Tapanuli Selatan, di mana alat berat harus dikerahkan untuk membersihkan tumpukan kayu yang terbawa banjir bandang.

Fenomena kayu gelondongan ini diduga terkait dengan aktivitas penebangan liar (illegal logging) di daerah hulu yang memperparah dampak banjir bandang.

Baca Juga: Terima B1-KWK dari Hanura, Edy Rahmayadi: Jadi Tambahan Semangat

Aktivitas tersebut menyebabkan banyak pohon tumbang dan terbawa arus saat banjir, menghanyutkan kayu-kayu tersebut hingga ke wilayah pesisir.

Organisasi lingkungan serta masyarakat lokal menduga bahwa deforestasi dan pengrusakan hutan menjadi faktor utama mengakibatkan banjir bandang yang parah di Sumatera Utara dan Barat.

Penampakan kayu ini tidak hanya menjadi perhatian karena visualnya yang dramatis, tetapi juga sebagai simbol kerusakan lingkungan yang menyebabkan bencana alam.

Ribuan orang terpaksa mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi bersamaan dengan fenomena ini, dengan kondisi infrastruktur dan akses komunikasi yang terputus di beberapa wilayah terdampak.

Tanggapan Kemenhut

Banjir merendam rumah warga di Sumut. [Dok istimewa]Banjir merendam rumah warga di Sumut. [Dok istimewa]Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menanggapi penampakan kayu gelondongan saat bencana banjir Sumatera.

Kemenhut masih melakukan pendalaman terkait sumber kayu gelondongan yang terbawa saat banjir di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Namun dugaan sementara, kemunculan kayu tersebut merupakan kayu lapuk dan pohon tumbang yang terbawa arus banjir.

"Hasil analisis sumber-sumber kayu itu diwakilkan oleh Pak Wamen juga satu adalah kayu lapuk dua juga kayu yang akibat tadi siklon, pohon tumbang," kata Dwi Januanto Dirjen Gakkum Kemenhut dalam keterangan dikutip FT News, Minggu 30 November 2025.

Ia mengatakan kayu-kayu itu juga berasal dari area penebangan PHAT atau pemegang hak atas tanah, dengan kata lain penebangan legal.

"Dan ketiga juga di area-area penebangan, kayu-kayu yang biasanya dari area penebangan. Kita deteksi itu dari PHAT di APL, PHAT adalah pemegang hak atas tanah," tukasnya.

Tag Sumut Hutan Aceh Sumbar Sumatera Kemenhut Banjir Penebangan liar