Kritik Lambannya Rico Waas dan Jajaran Pemko Tangani Banjir, 85 Ribu Warga Medan Mengungsi
Kritik tajam terhadap lambannya Wali Kota Medan Rico Waas dan jajaran dalam penanganan banjir, muncul dari berbagai warga Medan.
Salah satunya dari eks Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman yang menilai pemerintah kota terkesan abai dan tidak sigap dalam menghadapi situasi darurat yang sudah memutus akses listrik, air, dan jaringan telekomunikasi di beberapa kawasan.
Menurut Aulia, tidak ada satu pun masyarakat yang menginginkan bencana. Namun ketika bencana terjadi, pemerintah seharusnya hadir paling depan sebagai pelindung dan penanggung jawab.
Baca Juga: Viral Petugas Dishub di Medan Diduga Dianiaya Jukir, Apa Sebabnya?
“Gak ada yang mau terkena bencana, tapi kalau sudah kehendak Allah SWT, tak ada yang bisa mengelak. Sebagai insan, harusnya kita lebih mawas diri dari berbagai persoalan yang ada,” ujarnya.
"Terkesan Abai, Padahal Punya Kewenangan dan Armada Lengkap”
Baca Juga: Polisi Obrak-abrik Markas Geng Motor di Medan Tembung, 4 Orang Dicokok
Aulia mengaku sangat menyayangkan sikap pimpinan daerah yang menurutnya tidak menunjukkan respons cepat. Ia menilai bahwa pemimpin yang memiliki kewenangan penuh seharusnya mampu menggerakkan seluruh jajaran, bukan hanya tampil melalui cuplikan singkat di media sosial.
“Yang dibutuhkan bukan sebatas konten atau cuplikan di medsos, tapi aksi di lapangan. Hujan sudah turun sejak Selasa kemarin, tapi tak ada sedikitpun yang bergerak memantau titik rawan banjir,” tegasnya.