Sumatera Utara

Usai BBM Langka saat Banjir, Ekonom Peringatkan Potensi Inflasi di Sumut

30 November 2025 | 18:22 WIB
Usai BBM Langka saat Banjir, Ekonom Peringatkan Potensi Inflasi di Sumut
Kebutuhan bahan pokok yang berpotensi inflasi dampak banjir. [Istimewa]

Gunawan menekankan bahwa potensi longsor bisa memperparah gangguan distribusi, terutama karena Sumut saat ini bergantung pada pasokan dalam daerah. “Jika longsor kembali terjadi, lonjakan harga signifikan sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Komoditas yang Berisiko Naik di Desember Gunawan menyebut terdapat beberapa komoditas yang perlu diwaspadai pergerakan harganya:

1. Produk Protein Hewani Harga daging ayam yang saat ini di kisaran Rp33–40 ribu/kg, telur ayam Rp1.600–2.000 per butir, serta daging sapi Rp110–140 ribu/kg berpotensi naik. Penyebabnya, pasokan pakan ternak—terutama jagung—juga terancam terdampak banjir. Saat ini harga jagung berada di level Rp7.200–7.500/kg, namun harganya bisa bergerak naik saat perusahaan pakan mulai beroperasi pasca-bencana.

“Nanti akan terlihat bagaimana titik keseimbangan harga jagung setelah bencana hebat sepekan terakhir,” tegas Gunawan.

2. Komoditas Hortikultura Cabai merah yang kini sentuh Rp100 ribu/kg memang berpeluang turun dalam waktu dekat. Namun Gunawan memprediksi harga akan bergerak di rentang Rp50–80 ribu/kg pada pekan pertama Desember.

Kenaikan harga juga berpotensi terjadi pada:

- cabai hijau

- cabai rawit

- bawang merah

- berbagai jenis sayuran segar

Ancaman Inflasi Besar di Desember

Ekonom Sumut Gunawan Benjamin. [Istimewa]Ekonom Sumut Gunawan Benjamin. [Istimewa]Dengan berbagai tekanan tersebut, Gunawan Benjamin memperingatkan adanya ancaman inflasi besar di Sumatera Utara pada Desember 2025.

Ia mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan langkah mitigasi cepat, termasuk memastikan kelancaran distribusi serta menjaga ketersediaan pasokan di pasar.

“Jika tidak diantisipasi, harga kebutuhan pokok bisa melonjak lebih tinggi. Masyarakat akan menjadi pihak yang paling terdampak, terutama di penghujung tahun ketika konsumsi biasanya meningkat,” tutup Gunawan.

1 2 Tampilkan Semua
Tag Ekonomi Sumatera Utara Inflasi Banjir