Sosok Pembuat Patung Macan Putih Kediri yang Viral, Kini Banjir Pesanan
Patung Macan Putih Kediri. [Ist]
Patung macan putih di Desa Balongjeruk dibangun untuk menggantikan pohon beringin yang sebelumnya berada di simpang tiga desa. Patung ini menjadi simbol legenda lokal tentang macan putih sebagai penjaga gaib desa.
Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, menegaskan bahwa proyek patung tersebut tidak menggunakan dana desa, melainkan murni dari dana pribadi.
“Perangkat desa yang namanya Mbah Maskam itu sering cerita bahwasanya di Desa Balongjeruk itu yang momong atau danyang desa adalah macan putih,” ujar Safi’i, dikutip Minggu (28/12/2025).
Total biaya pembuatan patung macan putih Kediri tersebut mencapai sekitar Rp 3,5 juta, seluruhnya ditanggung secara pribadi oleh kepala desa.
Sejak fotonya beredar luas di media sosial, patung macan putih Kediri ini menuai beragam komentar.
Sebagian warganet menilai bentuk patung tidak proporsional, dengan wajah bulat besar yang disebut mirip badak, moncong menyerupai kuda nil, serta ekspresi yang tidak terlihat buas.
Meski demikian, keviralan tersebut justru membawa rezeki tak terduga bagi Suwari. Akibat viralnya patung macan putih Kediri, Suwari kini kebanjiran pesanan.
Setidaknya, ia telah menerima empat proyek patung baru dari berbagai pihak yang tertarik dengan karyanya.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa viral di media sosial tak selalu berdampak negatif. Bagi Suwari, seniman lokal asal Kediri, patung macan putih tersebut menjadi titik balik yang mengangkat namanya dan membuka peluang ekonomi baru di usia senja.