Ikuti Jejak ChatGPT, Microsoft Copilot Resmi Angkat Kaki dari WhatsApp
Meta menerapkan aturan baru pada WhatsApp Business API yang berlaku mulai Januari 2026. Aturan tersebut memengaruhi semua layanan AI umum yang menggunakan model LLM berskala besar. Berikut alasan utamanya:
1. Risiko Beban Berlebih pada API
Meta menilai bahwa penyedia AI berskala besar seperti Microsoft dan OpenAI dapat menimbulkan beban tinggi pada Business API, yang awalnya tidak dirancang untuk chatbot AI publik berskala jutaan pengguna.
2. Pembatasan WhatsApp sebagai Platform Distribusi LLM
Kebijakan baru melarang perusahaan menawarkan chatbot AI umum secara langsung melalui WhatsApp, seperti yang dilakukan Copilot dan ChatGPT.
3. Chatbot Layanan Pelanggan Masih Diizinkan
Perusahaan tetap boleh menggunakan AI untuk dukungan pelanggan atau kebutuhan bisnis internal karena masih sesuai dengan batasan WhatsApp Business API.
4. Pertimbangan Strategis Meta
Walau Meta menyebut alasan teknis, langkah ini juga dianggap memperkuat posisi Meta AI, asisten buatan mereka sendiri. Dengan menyingkirkan LLM kompetitor, pengguna diprediksi akan beralih ke AI bawaan WhatsApp.
Apakah Copilot Akan Kembali ke WhatsApp?
Hingga kini, belum ada indikasi bahwa Copilot bisa kembali ke WhatsApp. Hal tersebut hanya mungkin terjadi jika Meta membuka jalur resmi baru bagi asisten AI umum pihak ketiga — sebuah langkah yang tampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat.